by

Sosok yang Memengaruhinya Pindah ke Arsenal,Guendouzi

Pada bursa transfer lalu, Matteo Guendouzi sempat dihadapkan dengan tawaran dari klub super kaya Prancis, PSG. Namun dikarenakan ada sosok penting, ia kelanjutannya pilih untuk berlabuh dengan tim raksasa Inggris, Arsenal.

Dalam laga debutnya dengan The Gunners, Guendouzi langsung memikat perhatian publik dikarenakan penampilannya yang garang di lini tengah. Hingga sekarang, ia telah mengoleksi 13 tampilan dari 16 laga yang telah dilewati Arsenal di Premier League.

Padahal di awalnya tidak banyak yang mengerti nama Guendouzi. Pada bursa transfer musim panas lalu, ia didatangkan dari klub yang bermain di kasta ke-2 Prancis, Lorient. Kini, ia digadang-gadang sebagai keliru satu aset punya nilai untuk era depan tim.

Sosok yang Meyakinkan Guendouzi
Sebenarnya, Guendouzi bisa saja pilih pinangan PSG yang telah mendekatinya sejak lama. Namun, ia memutuskan untuk join dengan Arsenal dikarenakan Kedatangan sang pelatih saat ini, yaitu Unai Emery.

“Dia tentu saja adalah alasan kenapa saya pergi. Dia adalah orang yang benar-benar mendambakan saya singgah ke Arsenal,” ujar Guendouzi kepada Canal Football Club.

“Dia adalah pelatih yang benar-benar baik, kita telah menggapai banyak hasil yang benar-benar bagus sejak awal musim bersamanya,” lanjutnya.

Tidak Ada Keraguan
Sangking yakinnya, Guendouzi tidak curiga untuk menjawab tawaran Arsenal dengan kata ‘iya’. Dan sekarang, mengingat performanya yang gemilang, ia mengaku tidak merasa menyesal tukar ke klub asal kota London tersebut.

“Benar bahwa PSG benar-benar tertarik, seperti halnya tim lain, tersedia banyak yang didiskusikan, tetapi bagi saya ketetapan terbaik yang pernah saya bikin adalah join dengan Arsenal,” tambahnya.

“Begitu mereka memposisikan dirinya, saya tidak curiga lagi. Saya mengorientasikan diri ke arah itu. Saya ingat saat masih muda, saya sering melihat Arsenal. Itu dikarenakan fakta bahwa tersedia banyak pemain Prancis yang memainkan peran besar di sana,” tandasnya.

Kehadiran Guendouzi mengerti memicu Unai Emery pusing. Bukan dikarenakan performanya buruk, tetapi dikarenakan ia harus memikirkan trik yang tepat sehingga bisa memainkannya dan terhitung dua gelandang lainnya, Granit Xhaka dan Lucas Torreira.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed