by

Posisi presiden tim Inter Milan kini sudah diambil alih berasal dari Suning Group, Steven Zhan

Posisi presiden tim Inter Milan kini sudah diambil alih alih oleh keliru satu anggota berasal dari Suning Group, Steven Zhang. Dengan jabatan barunya, pria asal China tersebut berambisi untuk membawa dampak Nerazzurri ‘melek’ teknologi.

Baru-baru ini, Inter Milan menginformasikan bahwa Zhang beroleh keyakinan sebagai pimpinan baru klub. Pengumuman itu terhitung mengkonfirmasi akhir berasal dari jaman Erick Thohir yang sudah berlangsung selama lima tahun.

Erick Thohir sendiri dipercayai dapat membebaskan diri berasal dari klub raksasa Italia tersebut. Menurut sebagian laporan, 31% saham yang masih dimiliki oleh pebisnis asal Indonesia itu dapat dijual ke Suning Group.

Kebanggaan Zhang
Mendapatkan mandat yang luar biasa berasal dari Inter Milan mengerti membawa dampak Zhang jadi bangga. Ia mengaku siap untuk mempunyai Nerazzuri jadi tim yang kompetitif di kancah Eropa seperti dulu.

“Hari ini, aku jadi terlalu bangga mampu memimpin klub ini ke jaman baru. Saya merasakan tanggung jawab untuk memuaskan stimulus jutaan penggemar berasal dari seluruh dunia, dan aku sudah lebih berasal dari siap terima tantangan sebagai presiden klub berumur 110 tahun ini,” ujar Zhang kepada web site resmi klub.

“Kami dapat terus menjadikan performa olahraga sebagai fokus utama, dan meyakinkan tim beroleh bantuan paling baik untuk berkompetisi dan sukses di level yang terlalu tinggi baik di kancah internasional maupun domestik,” lanjutnya.

Kuat di Luar Lapangan
Selain menjadikan Nerazzurri sebagai tim yang kompetitif, Zhang terhitung berniat untuk membentuk manajemen yang kuat. Tak hanya itu, pria berumur 26 tahun tersebut terhitung menghendaki membawa dampak Inter jadi pemimpin di dalam bidang teknologi.

“Di luar lapangan, kita dapat membawa dampak Inter jadi perusahaan sekuat di lapangan. Kami mesti membangun skill yang kuat di dalam segi komersil dan marketing dan memperkuat manajemen tim,” tambahnya.

“Sementara itu, kita dapat terus melebarkan jangkauan usaha secara global. Dan kita dapat terus menjelajahi kemungkinan manajemen dan juga komunikasi digital, untuk membawa dampak Inter jadi pemimpin di dalam bidang teknologi,” tandasnya.

Musim ini, Inter sedang berjaya bersama rentetan tujuh kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Torehan tersebut diraihnya sebelum akan tumbang atas Barcelona di dalam ajang Liga Champions, Kamis (25/10) kemarin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed