by

Mourinho Beber Alasannya Kesulitan Raih Trofi di MU

Jose Mourinho mengaku ia ada masalah untuk bisa mencapai trofi tambahan di Manchester United karena tidak punyai jalinan yang baik bersama para pemainnya.

Mourinho mencapai sukses besar di musim perdananya di United. Ia menolong Setah Merah mencapai tiga trofi juara sekaligus.

United mencapai gelar Community Shield. Kemudian trofi EFL Cup dan Liga Europa.

Mustahil

Situasi menjadi jadi runyam karena jalinan Mourinho bersama anak-anak asuhnya memburuk. Salah satunya bersama Paul Pogba.

Mourinho pun menyebutkan bahwa perihal inilah yang membuatnya gagal mencapai trofi juara. Ia mengaku tidak mungkin baginya untuk mencapai trofi juara jika hubungnnya bersama anak-anak asuhnya tidak harmonis.

“Tidak barangkali memenangkan trofi tanpa jalinan yang baik bersama para pemain,” katanya pada beIN Sports.

“Di Real Madrid saya memenangkan trofi, di Chelsea saya memenangkan trofi, banyak trofi, tiga trofi Premier League, yang termasuk banyak di Inggris,” klaimnya.

“Di Manchester United saya memenangkan trofi juga, tidak barangkali memenangkan trofi tanpa jalinan [dengan pemain] yang baik,” cetus Mourinho.

Utamakan Klub

Mourinho lantas mengaku sangat percaya bahwa semua pihak, entah manajer atau pemain, mesti mengesampingkan egonya demi klub. Ia pun mengaku telah melakukan itu sepanjang ini di MU.

“Jika Anda memberi tahu saya bahwa pada musim lalu saya punyai sebagian masalah… Saya tidak idamkan mengulas [itu] karena alasan yang jelas. Saya tidak akan menyangkal kepada Anda bahwa sebagian aspek punyai pengaruh karena periode terakhir itu tidak bagus. Tidak barangkali memenangkan piala tanpa jalinan yang baik bersama pemain,” tuturnya.

“Yang Anda butuhkan sering kadang adalah untuk mempercepat sebagian proses, yang Anda butuhkan adalah menjadi seorang yang mengutakaman klub dan sering kadang menjadi seorang yang mengedepankan klub Anda mesti sedikit membiarkan diri sendiri, serunya.

“Saya pikir saya selalu melakukannya, sering kadang demi kebaikan keperluan mendesak klub dan grup. Saya memasang diri saya di dalam situasi yang di mata orang-orang dari luar bukanlah posisi terbaik, namun saya sama sekali tidak menyesal karena saya selalu mengimbuhkan semuanya untuk klub,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed