by

Egois! Pogba membuat ruang ganti MU kacau Balau

Paul Pogba mungkin adalah pemain top Manchester United saat ini, tetapi profesionalismenya masih bisa diperdebatkan. Sikap negatif Pogba akan membuat keanggotaan MU semakin tidak seimbang.

Masa depan Pogba adalah salah satu topik terpanas di dunia sepakbola saat ini. Dikatakan bahwa Pogba tidak betah bermain untuk MU dan menginginkan klub yang lebih besar. Real Madrid juga maju sebagai klub utama yang siap menerima klub.

Menurut Mirror, rumor tentang langkah Pogba bukan hanya produk. Menurut laporan, agen Pogba, Mino Raiola, baru saja membatalkan pertemuan untuk membahas kontrak baru dengan Setan Merah.

Bos MU saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, juga dianggap tidak cukup kuat untuk mengalahkan pemain bodoh seperti Pogba. Mengapa

Pemain Terbaik MU
Kamis (25/4) kemarin, kualitas Pogba sudah terbukti. Dia adalah satu-satunya pemain non-Liverpool dan non-Manchester City yang terpilih dalam tim musim PFA. Pogba dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik oleh para pemain di Liga Premier.

Sayangnya, perilaku Pogba tampaknya bertolak belakang dengan kemampuannya. MU telah menelan tujuh kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhirnya dan ruang ganti akan semakin tidak harmonis karena sikap negatif Pogba yang menyalahkan orang lain.

Tidak hanya itu, menurut laporan itu, Pogba bahkan menyebutkan bahwa MU terus mundur sejak kepergiannya pada tahun 2012. Pogba tidak yakin bahwa Solskjaer adalah pelatih yang tepat untuk mengembalikan kejayaan MU, dan sikap ini membuat ruang ganti MU terbagi.

Madrid diharapkan
Situasi Pogba terus diamati oleh raksasa Spanyol, Real Madrid. Pelatih Madrid Zinedine Zidane telah berulang kali menyatakan kekagumannya pada Pogba.

Pogba sendiri tidak ragu-ragu untuk menyewa Zidane beberapa kali. Dia bahkan mengklaim bahwa bermain untuk Zidane di tim sebesar Real Madrid adalah obsesi dan impian sejak lama.

Sayangnya, langkah Pogba tidak akan mudah. Madrid harus mengeluarkan banyak uang untuk memberi MU keinginan untuk berpisah dari gelandang Prancis. Kemudian, tampaknya, keinginan Zidane untuk membawa Pogba melawan keinginan Florentino Perez, yang menganggap Pogba sebagai pemain dengan aura negatif.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed